Ketika Doa Tidak Juga Terkabul

Dalam berdoa, terkadang kita merasa lelah. Karena apa yang kita minta kepada Allah tak kunjung dikabulkan. Padahal Allah sudah berjanji di dalam Al-Qur’an, bahwa setiap doa akan dikabulkan. Hanya saja kita tidak tahu, dalam bentuk apa wujud terbaik dari terkabulnya doa kita, dan juga kapan doa itu dikabulkan. Sehingga kita tidak menyadarinya kalau do'a kita sudah dikabulkan.

Ketika merasa lelah dalam berdoa, saya jadi teringat kisah Tsa’labah. Seorang miskin yang minta kepada Rasulullah Saw untuk didoakan agar menjadi kaya. Rasulullah sempat menolak dua kali. Karena Tsa’labah terus mendesak, akhirnya pada permintaan ketiga dia didoakan oleh Rasulullah. Bukan Rasulullah yang menjadikan Tsa’labah kaya, tapi beliau hanya turut mendoakan. 

Alkisah, ternak kambing Tsa’labah mendadak berkembang biak dengan sangat cepat. Tsa’labah kemudian menjadi kaya. Saking banyaknya ternak dia, maka dia menggembala hingga keluar kota. Akibatnya dia sering terlambat shalat Jumat, bahkan akhirnya tidak shalat Jumat.

Terkadang kita harus banyak merenung dan muhassabah, apakah doa kita memang berada pada level kebutuhan primer kita atau hanya sebatas sekunder. Mungkin saja apa yang kita pinta kepada Allah sebenarnya adalah sesuatu yang sedang tidak kita butuhkan, atau justru tidak berdampak baik bagi kehidupan kita mendatang. 

Alangkah damai hati ini jika kita merelakan diri untuk berdoa ”Ya Allah, hamba yakin bahwa semua kebijaksanaan dan ketentuanMu adalah yang terbaik bagi hamba-Mu yang tidak memiliki setetes dari samudra IlmuMu ini. Berikanlah yang terbaik bagi hamba.”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Libur Kuliah, Libur Belajar Juga Kah?

The Power Of Knowladge

Berharganya Jiwa Seorang Mukmin